Mat 8:5-13
Ketika kita membaca Alkitab, salah satu hal yang penting adalah saudara dan saya temukan titik berat. Ketika saudara membaca paragraf seperti ini yang bicara berkenaan dengan penyembuhan oleh Yesus kepada hamba seorang perwira centurion, di dalam pikiran kita, biarlah kita boleh membangun satu pertanyaan, untuk apa Matius menuliskan hal ini? Dan apa tujuan Yesus menyembuhkannya? Kalau saudara dan saya hati-hati dengan perikop ini, maka saudara akan menemukan bahwa Matius menuliskannya dengan sengaja peristiwa kesembuhan ini bukan untuk kesembuhan itu sendiri. Dan juga Yesus menyembuhkan perwira itu atau orang kusta itu atau kesembuhan yang lain adalah karena Yesus memiliki suatu tujuan yang lain. Jadi, kesembuhan itu sendiri ternyata bukan akhir tujuan Yesus, tetapi kesembuhan adalah sarana dari Yesus mau mengajarkan sesuatu yang luar biasa penting: isi hati-Nya. Dan itulah titik berat dari perikop ini. Banyak orang salah mengerti dari gerakan Reformed, teologia Reformed. Banyak orang bertanya, “Apakah Reformed teologi itu dan gereja Reformed itu mengakui dan berpikir bahwa kesembuhan itu masih ada?” Banyak orang bahkan mengatakan, “Oh, lain, gereja Reformed lain itu, karena dia itu tidak percaya mukjizat.” Orang-orang seperti ini adalah orang-orang yang tidak mengerti sesungguhnya apa itu teologia Reformed. dan lebih lagi mereka banyak yang tidak mengerti apa itu Alkitab. Apakah Reformed theology mempercayai kesembuhan? Jawabannya pasti percaya. Tetapi sekali lagi Alkitab dengan jelas menyatakan kesembuhan itu sendiri bukan titik pusat dari seluruh Alkitab dan perikop kita. Bahkan itu bukan titik pusat Yesus melayani. Yesus itu Tuhan. Karena Dia Tuhan, Dia berkuasa untuk menyembuhkan. Tetapi ketika Dia datang ke dunia, Dia bukan berprofesi sebagai penyembuh, Dia bukan seorang tabib. Artinya ketika Dia menyembuhkan, kesembuhan itu bukan akhir tetapi suatu sarana, Dia memiliki tujuan akhir tertentu dan perhatikan tujuan akhir itu. Kalau Dia adalah seorang tabib, kalau Dia berprofesi sebagai penyembuh, maka yang disembuhkan bukan cuma satu orang kusta ini, seluruh orang kusta akan disembuhkan. Dia menyembuhkan banyak orang lumpuh, tapi dia tidak menyembuhkan seluruh orang lumpuh. Saudara perhatikan setiap tulisan Alkitab, ketika Dia menyembuhkan atau Dia melakukan mukjizat, saudara-saudara, ada sesuatu tujuan lain yang Dia mau ajarkan dengan kasus ini. Hai semua orang-orang yang mengatakan bahwa Reformed theology tidak mempercayai mukjizat, sekarang saya balik, apakah engkau itu mengerti apa isi hati Tuhan sesungguhnya? Jelas di sini Yesus membuat satu mukjizat. Dia menyembuhkan. Tetapi ketika setelah menyembuhkan kalau Dia akhirnya itu hanya untuk menyembuhkan, maka cerita ini titik selesai. Tapi tidak, Yesus kemudian setelah menyembuhkan itu terjadi, bahkan ini sebenarnya sebelum terjadi, Dia memberikan kalimat yang luar biasa penting itu adalah intinya. Dia mengatakan di depan, “Sesungguhnya Aku berkata kepadamu.” Nah, saudara perhatikan, ada satu peristiwa kesembuhan. Dan dari itu, lalu kemudian Yesus mengatakan, “Sesungguhnya Aku berkata kepadamu.” Ini pentingnya. Dan Dia mengatakannya dua kali. Yang pertama Dia mengatakan, “Sesungguhnya Aku berkata kepadamu, iman sebesar ini tidak ada di seluruh Israel.” Maka saudara-saudara, hal yang pertama adalah titik pusatnya adalah Yesus mau mengajarkan apa itu iman dan apa penilaian Allah terhadap iman yang besar. Dan poin pertama ini saya tidak bahas hari ini. Kalau Tuhan kasih, maka setelah 1 bulan kemudian ke depan kalau Tuhan pimpin saya kembali lagi ke sini maka baru saya akan bahas satu per satu apa itu iman dan apa itu iman yang besar. Tetapi pagi ini saya akan bahas mengenai kalimat penting kedua.
Yesus mengatakan setelah Dia bertemu dengan centurion itu, Dia mengatakan bahwa akan ada dari Timur dan dari Barat orang-orang banyak akan datang duduk makan bersama dengan Abraham, Ishak, dan Yakub dalam Kerajaan Allah, sedangkan anak-anak kerajaan ini yaitu orang-orang Israel akan dicampakkan di dalam satu kegelapan yang terdapat ratapan dan kertak gigi. Dan pagi ini kalau Tuhan pimpin maka kita akan menyelesaikan apa yang Yesus maksudkan dengan inti ini. Maka saudara-saudara akan melihat bahwa peristiwa kesembuhan hamba perwira centurion ini. Yesus memakainya untuk menyatakan isi hati-Nya terdalam. Menyatakan tujuan-Nya itu hadir di dunia, kehendak-Nya bagi saudara dan saya gereja-Nya yaitu hati untuk banyak bangsa. Sekali lagi inilah intinya, Israel adalah bangsa yang dipilih oleh Allah. Mereka disebut sebagai anak-anak Allah dalam Perjanjian Lama. Mereka adalah bayang-bayang dari gereja anak-anak Allah secara rohani dalam Perjanjian Baru. Mereka adalah orang-orang yang mewarisi berkat Abraham, Ishak, dan Yakub. Dan berkat Abraham, Ishak, dan Yakub itu salah satunya yaitu bahwa Mesias akan hadir melalui keturunan mereka, dan bersama dengan Mesias maka seluruh Israel akan menjadi terang bagi bangsa-bangsa. Tetapi, ternyata Israel itu tidak memegang janji ini dan bahkan menghancurkan janji ini. Mereka tidak mempercayai Kristus dan mereka tidak mau menjadi terang bagi bangsa-bangsa. Seluruh kelebihan yang Tuhan berikan kepada orang Israel dipakai untuk dirinya sendiri. Israel tidak taat kepada Allah. Dengan dua hal besar ini, membuang Yesus Kristus, membuang anugerah. Anugerah yang terbesar yang hadir di tengah-tengah dunia adalah Yesus Kristus. Dan jikalau saudara membuang dan tidak menerima Kristus dalam hatimu dan menjadikan Dia Tuhan, engkau membuang anugerah yang terbesar dalam hidupmu, engkau pasti masuk di dalam neraka. Allah adalah Allah yang murah hati. Dan jangan saudara-saudara pikir murah hati Allah itu hanya di dalam masalah makanan, minuman, pendidikan, uang. Kemurahan hati Allah itu terutama terletak kepada Dia yang mengampuni dosamu dan dosaku. Kita hanya bisa dihindarkan dari penghakiman Allah jikalau kita berada di dalam Kristus. Pendidikanmu tidak bisa menebus engkau, agamamu tidak bisa melindungi engkau, perbuatan baikmu tidak bisa menudungi engkau. Hanya darah dan jasa Kristus Yesus di atas kayu saliblah yang bisa membuat kita diselamatkan. Itulah disebut Yesus adalah Mesias. Yesus adalah yang diurapi dengan tugas khusus yaitu menyelamatkan kita umat manusia dari murka Allah. Bukankah seharusnya Israel bangga? Karena Yesus itu adalah orang Israel. Tetapi Israel malah menolak Yesus. Dia mendapatkan anugerah terbesar dari mata kepala mereka sendiri bisa melihat Kristus Yesus. Tetapi mereka membuang. Sebaliknya bangsa-bangsa yang lain akan berkumpul dan menyembah Yesus Kristus. Dan itulah yang terjadi di dalam Alkitab. Itulah sebabnya Yesus mengatakan, centurion ini, kafir ini, yang engkau anggap anjing ini, bisa melihat Aku, tetapi Israel seluruhnya menolak. Yesus kemudian mengatakan, “Perhatikan, sesungguhnya Aku berkata kepadamu, bahwa orang-orang dari Timur dan Barat akan makan bersama-sama dengan Abraham, Ishak, dan Yakub yang mereka adalah bapa-bapa patriakal Israel. Tetapi orang Israel sendiri karena mereka tidak percaya Yesus adalah Kristus, maka mereka akan masuk dalam kegelapan dan penuh dengan ratap dan kertak gigi.”
Sekali lagi, saudara-saudara, saya tidak tahu dan saya tidak mengenal seluruh saudara. Saya tidak peduli apakah engkau itu masuk di dalam gereja Reformed atau tidak, tetapi saya peduli kepada jiwamu. Apakah engkau sungguh-sungguh mengenal Yesus adalah Kristus? Apakah engkau berlindung di balik salib-Nya? Apakah engkau sungguh-sungguh meletakkan hidupmu di bawah ketuhanan-Nya? Di luar itu tidak ada kemungkinan di dunia ini, kegelapan yang penuh dengan ratap dan kertak gigi akan menunggumu di ujung daripada hidupmu. Dan ini adalah ironi Israel. Israel seharusnya ditetapkan untuk bisa menghargai Mesias. Dan ketika mereka menghargai Mesias, mereka langsung akan tahu identitas-Nya yang hormat. Mereka tahu mereka bukan saja akan mendapatkan Mesias, mereka akan menjadi utusan Mesias ke seluruh muka bumi. Apa yang gagal oleh Perjanjian Lama oleh Israel dipenuhkan oleh Allah dalam Perjanjian Baru di dalam gereja-Nya. Kalau saudara dan saya adalah orang-orang yang menerima Kristus Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat pribadi. Engkau bukan saja hanya punya satu pengharapan pasti masuk ke surga. Engkau dan saya pasti akan diajar oleh Tuhan dalam hati kita bahwa kita hidup bukan untuk diri kita sendiri, tetapi untuk menyatakan keselamatan dalam Kristus kepada bangsa-bangsa lain.
Sekali lagi saya tekankan hal ini beberapa minggu yang lalu, saya katakan Allah murka kepada Israel yang menahan berkat. Mazmur pasal 74 ayat 1 menyatakan: “Mengapa ya Allah kau buang kami untuk seterusnya? Mengapa nyala murka-Mu terhadap kambing domba, gembalaan-Mu? Ingatlah aku umat-Mu yang telah Kau peroleh pada zaman purbakala yang kau tebus menjadi bangsa milik-Mu sendiri. Ingatlah akan gunung Sion yang engkau diami. Ini adalah umat yang ditebus. Tetapi mereka menyadari mereka dimurkai oleh Allah. Saya sangat takut kalau saudara dan saya memiliki spirit take it for granted. Ditebus, tetapi kemudian seluruh berkat itu diambil, dimasukkan ke dalam saku, dinikmati sendiri. Salah satu kalimat yang membuat saya marah padahal saya tidak tersinggung secara pribadi. Gak tahu kenapa, tapi ada sesuatu yang asing dengan kalimat itu, yaitu kalimat kalau orang tanya kenapa mesti misi? Dia tidak menyinggung saya, dia tidak menghina saya, tapi ada yang aneh sekali dalam hati saya bergejolak api. Karena apa yang penting di isi hati Allah, apa yang penting di dalam Alkitab, apa yang penting dalam jiwa orang yang diselamatkan? Kenapa dia mempertanyakan? Kenapa Pak, mesti misi? Kenapa mesti misi? Saya akan jawab. Apakah engkau Kristen? Apakah engkau orang Kristen? Itu persis orang Israel mengatakan, “Kenapa aku mesti menjadi terang bagi bangsa-bangsa?” Dan kemudian Nabi akan tanya, apakah engkau orang pilihan?” Saya tanya ketika saudara mengatakan saudara adalah orang dipilih di dalam Kristus Yesus, saya tanya dipilih untuk apa? Saudara-saudara ngelamar satu kemudian dipilihkan saudara-saudara dipilih di pekerjaan, dipilih, nanti ada anak yang pintar dipilih untuk apa? Olimpiade matematika, olimpiade fisika kan ada saudara-saudara dipilih untuk apa? Ada sesuatu yang putus di tengah-tengahnya ada something, saudara seakan-akan itu tidak tahu sebenarnya itu identitas apa. Persis seperti seorang anak itu kemudian, mama kenapa aku mesti sekolah? Lho kamu itu dimasukkan ke sekolah itu ya untuk sekolah. Ya kalau tanya sekali pasti kita bisa jelaskan, kalau saudara-saudara tanya berkali-kali ada something wrong.
Sekali lagi Matius menuliskan tentang kesembuhan itu bukan untuk kesembuhan itu sendiri. Ada satu tujuan dan dia peka sekali akan kalimat Yesus ini. Banyak orang dari Timur dan Barat akan makan bersama-sama di dalam Kerajaan Allah bersama Abraham, Ishak, dan Yakub. Sekali lagi ini adalah isi hati Kristus. Kristus Yesus menginginkan ini terjadi. Kalau Israel tidak taat, ini tetap akan terjadi. Maka saudara akan menemukan denyut jantung Matius, yaitu missionaris, misi, hati yang bermisi. Hati yang bermisi, hati untuk bangsa-bangsa. Sekali lagi dia memulai dengan Yesus yang ada di Betlehem, tetapi orang-orang majus datang dan mengakhirinya dengan amanat agung. Saudara-saudara, penginjilan, misi kepada segala bangsa itu adalah tujuan utama Matius. Tetapi sesungguhnya Matius tidak berdiri sendiri. Sesungguhnya apa yang dinyatakan oleh Matius itu adalah gema dari nabi-nabi di dalam Perjanjian Lama dan sampai ke Perjanjian Baru, seluruh murid-murid Yesus, dan sampai kepada akhir zaman di kitab Wahyu. Saudara-saudara, kalau saudara-saudara mendengar ada orang choir menyanyi, maka saudara akan menemukan ada mereka memiliki perbedaan di dalam bagian-bagian mereka. Ketika nanti ada yang sopran nyanyi yang ini, tenor nyanyi ini. Tetapi kadang-kadang di dalam sebuah nyanyian itu mereka menyanyi kalimat yang sama secara unison, seluruhnya sama. Maka saudara-saudara, kalau saudara-saudara melihat seluruh yang terjadi dari kitab Kejadian sampai kitab Wahyu, dan ke-66 kitab itu, dengan puluhan rasul dan nabi, saudara akan menemukan satu kalimat dalam isi hati, denyut jantung mereka yang sama dan kalimat itu berbunyi, ‘Tidak boleh ada satu bangsa pun yang terluput dari rencana Allah membangun kerajaan-Nya. Kristus harus dikenal. Kristus harus diterima oleh setiap suku, bangsa dan bahasa.’ Mereka puluhan rasul dan nabi memiliki kalimat yang sama itu dalam denyut jantung mereka terdalam. Apakah engkau mendapatkannya? Apakah ada dalam hatimu? Apakah kita membaca Alkitab? Itu adalah isi hati Kristus. Yesus memilih centurion. Menyembuhkan. Saudara bisa, “Haleluya, puji Tuhan, Yesus menyembuhkan, saya juga akan disembuhkan.” Nggak, bukan itu maksud saya, bukan itu maksud Yesus. Aku berkata kepadamu, “Sesungguhnya bangsa ini akan masuk dalam kegelapan, tetapi banyak orang dari Timur dan Barat, bangsa-bangsa akan makan bersama dengan Abraham, Ishak, dan Yakub di dalam Kerajaan Allah.” Aku tidak sedang mengajarkan kesembuhan bagaimana engkau menyembuhkan. Seakan-akan Yesus mau mengatakan, “Aku pasti bisa menyembuhkan, karena Aku adalah Tuhan, tetapi matamu bukan ke sana. Ini yang Aku sedang ajarkan.”
Saudara-saudara, sisa pagi hari ini saya akan memberikan kepada saudara-saudara satu survey saja. Saya tidak akan menafsir. Saudara akan melihat bahwa isi hati rasul, nabi sampai kepada kitab Wahyu adalah bangsa-bangsa. Saudara-saudara, bangsa-bangsa adalah isi hati Tuhan. Dan mintalah di dalam isi hatimu, Tuhan, berikan apa yang ada dalam isi hati-Mu ya Tuhan. Bangsa-bangsa. Kami sudah mempersiapkan presentasi ini dan saudara bisa melihat langsung Kejadian 12:1-3: Berfirmanlah Tuhan kepada Abraham, “Pergilah dari negerimu dan dari sanak saudaramu dan dari rumah bapakmu ini ke negeri yang akan Kutunjukkan kepadamu. Aku akan membuat engkau menjadi bangsa yang besar, memberkati engkau serta membuat namamu masyur dan engkau akan menjadi berkat. Aku akan memberkati orang-orang yang memberkati engkau dan mengutuk orang-orang yang mengutuk engkau. Dan olehmu semua kaum di muka bumi akan mendapat berkat.” Saya sudah pernah membahas tentang hal ini. Dan saya juga sudah membahas mengenai Abraham dan Ishak dan Yakub, dan bagaimana janji ini diulang kepada Ishak dan Yakub. Saya membawa saudara-saudara untuk membacanya hanya untuk kembali lagi kepada pokok permasalahan. Dan kemudian beberapa ratus tahun kemudian Keluaran 32:13. Ini adalah doa Musa ketika Allah itu marah kepada orang Israel. Jadi orang Israel dipimpin oleh Musa. Eh, itu adalah orang-orang keturunan Yakub. Abraham, Ishak, dan Yakub sudah mati. Dan dalam satu peristiwa Allah sangat marah sehingga Allah itu mau menghancurkan mereka. Dan demikianlah kalimat Musa berdoa, “Ingatlah kepada Abraham, Ishak, dan Yakub, Israel, hamba-Mu itu. Sebab kepada mereka engkau telah bersumpah demi nama-Mu sendiri dengan berfirman kepada mereka, “Aku akan membuat keturunanmu sebanyak bintang di langit dan seluruh negeri yang telah Kau janjikan ini akan kuberikan kepada keturunanmu supaya dimilikinya untuk selama-lamanya.” Apa yang sebenarnya Musa itu doakan? Musa itu berdoa, dia dalam doanya berjuang untuk janji Allah kepada Israel itu secure, tidak hilang. Dan janji Allah kepada Israel untuk tidak hilang itu di dalamnya termasuk adalah janji Israel menjadi berkat bagi banyak bangsa. Israel dari dulu sampai sekarang pun itu adalah bangsa yang kecil, bagaimana mungkin bisa jumlahnya itu seperti bintang di langit? Itu adalah bicara berkenaan dengan anak-anak rohani TUHAN dalam Allah, TUHAN perjanjian yang meliputi segala bangsa. Sekali lagi dari Abraham, Ishak, dan Yakub kemudian kepada Musa. Di dalam kitab Yosua, maka saudara akan menemukan Rahab seorang pelacur bangsa Yeriko, Kanaan dimasukkan di dalam umat Allah. Saudara melihat buku Yunus, Yunus memberitakan Firman kepada Niniwe, Asyur itu, dan Asyur itu bertobat. Kalau saudara-saudara membaca buku kitab Rut, apa yang terjadi dalam Rut? Adalah satu hal yang besar. Seorang gentile Moab itu, menantu Naomi itu dimasukkan menjadi umat Allah. Dan mari kita teruskan sekarang Yesaya 2:2-3 (Akan terjadi pada hari-hari terakhir gunung tempat rumah TUHAN akan berdiri tegak di hulu gunung-gunung menjulang tinggi di atas bukit-bukit. Segala bangsa akan berduyun-duyun ke sana. Dan banyak suku bangsa akan pergi serta berkata, “Mari kita naik ke gunung Tuhan.”)
Sekali lagi, saudara-saudara, segala bangsa, segala suku bangsa. Yesaya 11:10 (Maka pada waktu itu taruk dari pangkal Isai akan berdiri sebagai panji-panji bagi bangsa-bangsa. Dia akan dicari oleh suku-suku bangsa di tempat kediamannya dan tempat kediamannya akan menjadi mulia.) Yesaya 42:6 (Aku ini TUHAN telah memanggil engkau untuk maksud penyelamatan, telah memegang tanganmu. Aku telah membentuk engkau dan memberi engkau menjadi perjanjian bagi umat manusia, menjadi terang untuk bangsa-bangsa.) Yesaya 49:6 (Terlalu sedikit bagimu hanya untuk menjadi hamba-Ku, untuk menegakkan suku-suku Yakub, untuk mengembalikan orang Israel yang masih terpelihara. Tapi Aku akan membuat engkau menjadi terang bagi bangsa-bangsa supaya keselamatan yang dari pada-Ku sampai ke ujung bumi.) Yesaya 49:11-13 (Aku akan membuat segala gunung-Ku menjadi jalan dan segala jalan raya-Ku akan Kuratakan. Lihat ada orang yang datang dari jauh, ada dari utara dan dari barat dan ada dari tanah Sinim.) Dan saudara-saudara perhatikan bahwa ini adalah sesuatu panggilan dari seluruh penjuru mata angin, seluruh suku dan bangsa. Yesaya 54:2-3 (Lapangkanlah tempat kemahmu, bentangkanlah tempat tenda kediamanmu, janganlah menghematnya, panjangkanlah tali-tali kemahmu, pancangkanlah kokoh-kokoh patokmu, sebab engkau akan mengembang ke kanan ke kiri. Keturunanmu akan memperoleh tempat bangsa-bangsa dan akan mendiami kota-kota yang sunyi.) Yeremia 3:18 (Pada masa itu kaum Yehuda akan pergi kepada kaum Israel dan mereka akan datang bersama-sama dari negeri utara ke negeri yang telah Kubagikan kepada nenek moyangmu menjadi milik pusaka.) Ketika Allah itu mengutus daripada Abraham, Ishak, Yakub, Musa dan seterusnya. Tuhan selalu akan memerintah pergi dan sejauh engkau itu melangkah, tempat itu adalah menjadi milikmu. Ini bukan saja bicara berkenaan dengan properti. Ini bicara berkenaan dengan penyebaran daripada iman. TUHAN, YHWH itu dikenal di tempat di mana mereka itu berjejak. Dan tempat-tempat seperti itu akan terjadi. Yeremia 31:34 (Dan tidak usah lagi orang mengajar sesamanya atau mengejar saudaranya dengan mengatakan, ‘Kenallah Tuhan’, sebab mereka semua besar kecil akan mengenal Aku, demikianlah firman TUHAN.) Dan janji itu kemudian diulangi lagi dalam Hosea 1:9-10 (Lalu berfirmanlah Ia: “Berilah nama Lo-Ami kepada anak itu, sebab kamu ini bukanlah umat-Ku dan Aku ini bukan Allah-mu.” Tetapi kelak jumlah orang Israel akan seperti pasir laut yang tidak dapat ditakar, tidak dapat dihitung. Dan di tempat di mana dikatakan kepada mereka: “Kamu bukan umat-Ku,” akan dikatakan kepada mereka anak-anak Allah yang hidup.) Bukankah ini terjadi pada saudara dan saya kalau saudara dan saya adalah menerima Kristus Yesus? Bukankah kita dulu bukan disebut sebagai umat Allah? Tetapi ketika seseorang datang memberitakan Injil dan kemudian kita takluk kepada pemberitaan itu, maka kita menjadi anak-anak Allah yang hidup. Bukankah berkat Abraham sudah sampai ke tempat kita? Dan di tangan kita sekarang berkat Abraham itu harus sampai kepada bangsa-bangsa yang lain. Mari kita melihat Maleakhi 1:11 (Sebab dari terbitnya sampai kepada terbenamnya matahari, nama-Ku besar di antara bangsa-bangsa, dan di setiap tempat dibakar dan dipersembahkan korban bagi nama-Ku, juga korban sajian yang tahir. Sebab nama-Ku besar di antara bangsa-bangsa, firman TUHAN semesta alam.)
Dan bagaimana dengan Perjanjian Baru? Suatu hari di tempat rumah Tuhan maka Simeon itu menunggu datangnya Mesias. Dan Yusuf dan Maria kemudian membawa bayi Yesus kepada dia. Dan saudara lihatlah betapa remuk hatinya daripada Simeon. Dan kemudian setelah dia melihat daripada bayi itu, maka dia mengatakan, “Tuhan sekarang ambil hidupku, aku sudah puas.” Dan saudara lihat apa yang menjadi kerinduan terdalam daripada Simeon. Lukas 2:27-32 (Ia datang ke Bait Allah dan oleh Roh Kudus ketika Yesus, Anak itu dibawa masuk oleh orang tua-Nya untuk melakukan kepada-Nya apa yang ditentukan oleh hukum Taurat. Ia menyambut anak itu, menatang-Nya sambil memuji Allah. Katanya, “Sekarang Tuhan, biarkanlah hamba-Mu ini pergi di dalam sejahtera sesuai dengan firman-Mu. Sebab mataku telah melihat keselamatan daripada-Mu telah Engkau sediakan di hadapan bangsa-bangsa, yaitu terang yang menjadi pernyataan bagi bangsa-bangsa lain dan menjadi kemuliaan bagi umat-Mu Israel.) Simeon menunggu tahunan dan ketika Yesus itu ada di tangannya. Oh, dia sangat bersuka dan dia sudah puas sebelum matinya. Ini adalah kepuasaan anak-anak Tuhan, sebelum mati boleh melihat makin jelas siapa Kristus dan melihat terang bagi bangsa-bangsa yang lain. Dia tahu ini jawaban dari seluruh berkat Abraham, Ishak dan Yakub dan terang bagi bangsa-bangsa akan terjadi. Dan kita akan lihat terakhir dalam akhir zaman. Wahyu 5:9 (Dan mereka menyanyikan suatu nyanyian baru. Katanya: “Engkau layak menerima gulungan kitab itu dan membuka meterai-meterainya. Karena Engkau telah disembelih dan dengan darah-Mu Engkau telah membeli mereka bagi Allah dari tiap-tiap suku dan bahasa dan kaum dan bangsa.) Wahyu 7:9 (Kemudian aku melihat sesungguhnya suatu kumpulan besar orang banyak yang tidak dapat terhitung banyaknya dari segala bangsa, suku, kaum dan bahasa. Berdiri di hadapan takhta dan di hadapan Anak Domba, memakai jubah putih, memegang daun-daun palem di tangan mereka.) Wahyu 14:6-7 (Dan aku melihat seorang malaikat lain terbang di tengah-tengah langit daripadanya ada injil yang kekal untuk diberitakan kepada mereka yang diam di atas bumi dan kepada semua bangsa dan suku dan bahasa dan kaum dan ia berseru dengan suara nyaring, “Takutlah akan Allah dan muliakan Dia karena telah tiba saatnya penghakiman, dan sembahlah Dia yang telah menjadikan langit dan bumi dan laut dan semua mata air.”) Saya tidak berkhotbah satu per satu. Saya hanya mempresentasikan satu pokok poin ini saja. Saudara lihatlah denyut jantung nabi, rasul, penulis-penulis Perjanjian Baru, sampai kepada kitab Wahyu. Saudara akan menemukan suara nyanyian yang sama. Kalau saudara mempelajari teologia, saudara akan menemukan kitab Ibrani dan kitab Yakobus dan kitab Lukas itu memiliki ciri khusus di dalam teologia mereka masing-masing. Sehingga engkau bisa menemukan teologi Petrus, engkau bisa belajar teologia Paulus, saudara bisa belajar dari teologia Yohanes, saudara bisa menemukan teologia kitab Kejadian. Saudara akan belajar begitu limpahnya, tetapi ada satu keunikan, seluruh mereka memiliki suara yang sama. yaitu tidak ada satu bangsa pun yang boleh terluput dari rencana Allah membangun kerajaan-Nya di dunia. Penebusan Kristus harus diketahui, harus diterima secara luas ke seluruh bangsa dan bahasa. Dan itu adalah isi hati Tuhan. Kiranya isi hati-Nya boleh ada, diciptakan di dalam isi hatimu dan saya. Kiranya nama-Nya dipermuliakan di tengah-tengah kita. Mari kita berdoa.
GRII Sydney
GRII didirikan di atas dasar Pengakuan Iman Reformed Injili dengan tujuan menegakkan satu gereja yang berbasiskan teologi Reformed, dengan mimbar yang menyampaikan khotbah ekspositoris, read more